Uji Prasarat Analisis: Normalitas, Homogenitas, dan Linieritas

Halo, kali ini saya menganalisa artikel yang berjudul "The Influence of Professional and Pedagogic Competence on Teacher’s Performance


1. Latar Belakang

Guru merupakan elemen yang sangat dominan dan strategis dalam proses transfer pengetahuan. Namun, untuk menghasilkan guru yang profesional juga bukanlah tugas yang mudah. Guru harus lebih dinamis dan kreatif dalam mengembangkan proses belajar siswa. Tugas utama guru yang diwujudkan dalam kegiatan belajar mengajar serta tugas guru di lembaga merupakan bentuk kinerja guru. Jika kinerja guru meningkat maka berpengaruh pada peningkatan kualitas output. Pendidikan adalah proses mengubah sikap dan perilaku seseorang atau sekelompok orang dalam upaya mendewasakan manusia melalui upaya pengajaran dan pelatihan, proses, metode, dan cara mendidik. Dengan demikian pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan pembelajaran, agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, dan keterampilan yang dibutuhkannya, guna mencapai tujuan pendidikan.

2. Solusi yang diberikan

Kompetensi profesional adalah kemampuan yang harus dimiliki guru dalam merencanakan dan melaksanakan proses pembelajaran. Guru mempunyai tugas mengarahkan kegiatan belajar siswa untuk mencapai tujuan pembelajaran, untuk itu guru dituntut untuk dapat menyampaikan materi pelajaran. Guru profesional memiliki kompetensi atau kemampuan personal, yaitu kemampuan yang harus dimiliki oleh guru berkenaan dengan aspek kompetensi profesional dalam menyampaikan pembelajaran, guru memiliki peran dan tugas sebagai sumber materi yang tidak pernah kering dalam mengelola proses pembelajaran. Kegiatan mengajar harus disambut baik oleh siswa sebagai seni mengelola proses belajar yang diperoleh melalui latihan, pengalaman, dan kemauan belajar yang tiada henti. Dalam melaksanakan proses pembelajaran, aktivitas siswa harus selalu diciptakan dan berlangsung dengan menggunakan metode dan strategi pengajaran yang tepat.  

3. Analisis Statistik

A. Uji normalitas 

    Penelitian ini menggunakan uji Kolmogorov-smirnov; Kriteria signifikan untuk uji dua sisi hasil perhitungan lebih besar dari > 0,05 rata-rata berdistribusi normal. Data distribusi normalitas dihitung dengan membandingkan nilai Asymtotic Significance yang diperoleh dengan nilai = 0,5. Jika Asim Sig. > 0,05, maka data dinyatakan normal seperti terlihat pada tabel berikut:

Berdasarkan uji normalitas pada tabel di atas diketahui bahwa analisis kompetensi profesional memiliki nilai 0,125 > 0,05. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa ada pengaruh kompetensi profesional terhadap kinerja guru SMP Negeri di Prabumulih Timur dapat dikatakan berdistribusi normal. Analisis kompetensi pedagogik memiliki nilai 0,309 > 0,05. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa terdapat pengaruh kompetensi pedagogik terhadap kinerja guru SMP Negeri di Prabumulih Timur dapat dikatakan berdistribusi normal. Analisis kinerja guru memiliki nilai 0,279 > 0,05. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa ada pengaruh kompetensi profesional dan kompetensi pedagogik secara bersama-sama terhadap kinerja guru SMP Negeri di Prabumulih Timur dapat dikatakan berdistribusi normal.

B. Uji Homogenitas

Uji homogenitas dalam penelitian ini menguji untuk menguji kesamaan varians populasi yang berdistribusi normal. Uji homogenitas menggunakan Chi-Square. Pengujian homogenitas diperlukan untuk mengetahui apakah data berasal dari populasi yang sama atau disebut homogen. Pengujian homogenitas dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan uji Chi-Square dengan menetapkan hasil signifikansi 5% (ΓΏ = 0,06).


Berdasarkan uji homogenitas pada tabel di atas diketahui bahwa hasil analisis yang diperoleh sig. dari 0,078 > 0,06. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa pengaruh kompetensi profesional terhadap kinerja guru SMP Negeri di Prabumulih Timur dikatakan homogen. Selanjutnya, hasil analisis kompetensi pedagogik diperoleh sig. sebesar 0,192 > 0,06. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa pengaruh kompetensi pedagogik terhadap kinerja guru SMP Negeri di Prabumulih Timur adalah homogen. Hasil analisis kinerja guru diperoleh sig. sebesar 0,92 > 0,06. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa pengaruh kompetensi profesional dan kompetensi pedagogik secara bersama-sama terhadap kinerja guru SMP Negeri di Prabumulih Timur adalah homogen.

C. Uji Linieritas


Berdasarkan uji linieritas kompetensi profesional terhadap kinerja guru pada tabel di atas menunjukkan bahwa F-hitung > F-tabel merupakan nilai pada garis pengembangan dari linearitas 0,102 > 0,06.  Dengan demikian dapat dikatakan bahwa kompetensi profesional linier dengan kompetensi guru pertunjukan. 

    Berdasarkan data angket yang diteliti diketahui bahwa angket yang diujikan adalah angket kompetensi profesional yang mengungkapkan 20 pernyataan, angket kompetensi pedagogik yang berjumlah 20 pernyataan dan angket guru yang menyatakan 25 hal yang dinyatakan valid dan dapat diandalkan, serta dapat diikutsertakan dalam penelitian. 
    Berdasarkan analisis data diketahui bahwa 1) terdapat pengaruh kompetensi profesional terhadap kinerja guru SMP Negeri di Prabumulih Timur; 2) ada pengaruh kompetensi pedagogik terhadap kinerja guru SMP Negeri di Prabumulih Timur; 3) ada pengaruh kompetensi profesional dan kompetensi pedagogik secara bersama-sama terhadap kinerja guru SMP Negeri di Prabumulih Timur.

         


Komentar

Postingan populer dari blog ini